BEM dan BPM Berkolaborasi: Mengumpulkan Informasi, Menuai Kejelasan

Selasa, tanggal 10 Juli 2018, pihak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mendapatkan informasi bahwa dalam jangka waktu dekat pembangunan gedung bersama FISIP dan FIB akan segera dimulai. Padahal wilayahnya sekarang masih digunakan sebagai sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). UKM tersebut meliputi UKM LPM PRIMA, UKM Kerohanian SIKLUS, UKM Kesenian Wisma Gita (WG), UKM Pecinta Alam MAPALUS, dan UKM Penelitian LIMAS. Untuk menindaklanjuti informasi, Kepala Tata Usaha dan Kasubbag Kemahasiswaan mengadakan pertemuan mendadak dengan UKM.

Dalam pertemuan disampaikan kepada UKM untuk segera mengosongkan sekrertariatnya paling lambat Sabtu, tanggal 14 Juli 2018. Mengutip pemberitaan dari UKM LPM PRIMA, Kepala Tata Usaha menyampaikan “Ini  bukan tawar menawar, saya mohon dengan hormat dalam waktu sampai sabtu ini, sekret mohon dikosongkan, teknisnya nanti konsultasi dengan kemahasiswaan. Barang-Barang disimpan di rumah, kos, kalau mau dititipkan di FISIP harus diinventaris,  sewaktu-waktu diambil. Untuk siklus mungkin bisa bertempat di Mushola. Beliau menjelaskan terdapat kemacetan pembangunan secret UKM. Seharusnya bulan Februari, pembangunan Skret sudah dimulai. Harapannya bulan Juli sudah dimulai.

Mendengar instruksi tersebut, beberapa perwakilan UKM mengajukan keberatan. Karena setiap UKM memiliki inventaris. Selain itu, mereka juga mempunyai kegiatan dalam waktu dekat. Sehingga mereka menuntut pihak fakultas bertanggung jawab dan mengambil kebijakan yang solutif demi kebaikan bersama. Tentu situasi ini menyebabkan keresahan dan kekhawatiran dari rekan-rekan UKM.

Awalnya memang Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP) tidak mengetahui adanya pertemuan antara beberapa UKM FISIP, Kasubag kemahasiswaan, dan Ketua Tata Usaha. Sebab pola komunikasi yang dibangun dari kemahasiswaan langsung ditujukan kepada UKM. Setelah mengetahui adanya pertemuan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik langsung menindaklanjuti dengan mengumpulkan informasi.

Pada hari Rabu, tanggal 11 Juli 2018, perwakilan BEM FISIP menemui Bu Probo selaku Ketua bagian Kemahasiswaan untuk menanyakan kebenaran adanya pertemuan antara UKM, Kemahasiswaan, dan Ketua Tatat Usaha. Beliau menyampaikan ” memang  benar kemarin ada pertemuan. Kami mendapatkan informasi mendadak dari rektorat. Kemudian kami langsung memutuskan menghubungi lima UKM yang memiliki sekret, tanpa komunikasi dengan BEM. Kami meminta maaf tidak sempat komunikasi dengan BEM ”.

Perwakilan BEM juga menemui teman-teman UKM di Sekret. Saat itu bertemu dengan Afif dari UKM kesenian Wisma Gita dan Fathur selaku Ketua UKM Mapalus. Mereka menjelaskan kronologis dan pembahasan pertemuan antara UKM, Kepala Tata Usaha, dan Kemahasiswaan. Selanjutnya BEM berencana langsung menemui wakil dekan II selaku reperesentasi dari pimpinan fakultas. Tetapi waktu itu Bu Nur Dyah selaku wakil dekan II tidak berada di Ruangan karena sakit. Untuk tetap mengawal persoalan yang dihadapi UKM, BEM menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM).

Pada hari Kamis, tanggal 12 Juli 2018, Badan Eksekutif Mahasiswa dan Badan Perwakilan Mahasiswa menemui bu Nur Dyah Gyanawati di Dekanat. Pertemuan tersebut juga dihadiri Bu Probo selaku kemahasiswaan. Berlangsung diskusi tentang kebijakan fakultas menanggapi himbauan untuk mengsongkan sekret lima UKM yang akan digunakan pembangunan gedung bersama FISIP dan FIB. Bu Nur Dyah menyampaikan” Saya baru mendengar instruksi pengosongan sekret tadi pagi. Kebetulan kemarin, saya kurang enak badan. Tenang saja, saya akan tetap memikirkan solusi yang tidak merugikan UKM. Saya sudah menginstruksikan segera mempersiapkan ruangan alternative dan membuat sekret sementara. Hal ini akan segera kami laksanakan. Intinya jangan khawatir bahwa kami membiarkan adik-adik kebingungan. Kami pasti memikirkannya”.

Dalam pertemuan ini, BEM dan BPM memohon adanya sosialisasi rencana relokasi sekret UKM. Tujuannya tidak terjadi kesalahfahaman maupun kekhawatiran dari teman-teman UKM. Wakil Dekan III mengatakan” siap memfasilitasi adanya sosialisasi relokasi sekret UKM. Bahkan akan dijelaskan rencana pembangunan sekertariat ormawa di FISIP. Tetapi dalam jangka dekat akan dibangun sekret sementara untuk lima UKM FISIP yang diharuskan memindahkan inventarisnya. Untuk pelaksanaan sosialisasi relokasi sekret, silahkan menemui bu Anas terlebih dahulu. Kemungkinan Bu Anas hari Senin sudah pulang dari Manado”.

Hasil pertemuan ini disambut positif oleh Bu Probo. Beliau akan mendukung dan memfasilitasi ruang pertemuan. Bu Probo juga senang dengan itikad Wakil Dekan II untuk memfasilitasi sosialisasi relokasi sekret UKM FISIP. Perlu diketahui bahwa BEM dan BPM akan  tetap berkolaborasi untuk mengawal relokasi sekret UKM FISIP.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close